Lorenzo: Dovizioso Selalu Melemahkan Semangat Saya

SANTIAGO DEL ESTERO – Sejak menjadi bagian dari Tim Ducati Corse pada musim 2017, Jorge Lorenzo hingga saat ini masih belum juga menunjukkan performa terbaiknya. Bahkan, dapat dikatakan kalau penampilan pembalap asal Spanyol itu di musim lalu terbilang mengecewakan. Parahnya lagi, saat ini performa Lorenzo selalu dibanding-bandingkan dengan rekan satu timnya, Andrea Dovizioso.

Sekadar diketahui, persaingan antara Lorenzo dengan Dovizioso nyatanya bukanlah hal yang baru. Pasalnya, kedua pembalap tersebut sudah mulai berkompetisi satu sama lain sejak 2002, kala keduanya masih berlaga di kelas 125 cc. Karena sudah hafal dengan sikap Dovizioso, Lorenzo pun tak ragu menyebut rekan setimnya itu sebagai orang yang cerdik.

Lorenzo mengungkapkan bahwa sepanjang persaingannya dengan Dovizioso, pembalap Italia itu selalu berusaha membuat X-Fuera –julukan Lorenzo- mengalami tekanan. Bahkan, dengan berbagai cara, Dovizioso selalu berusaha melemahkan semangat bertanding Lorenzo. Diakui oleh Lorenzo bahwa kelakuan Dovi tersebut masih terus berlanjut hingga saat ini.

“Dovi sangat pintar, kan? Dia pada dasarnya mengetahui segalanya. Dovi selalu, sepanjang karier saya, mencoba untuk melemahkan semangat saya, dan dia masih terus melakukannya sebagai rekan satu tim saya. Itu bukan suatu hal baru bagi saya. Dia selalu mencoba melakukannya, jika Anda memperhatikannya. Ini adalah hubungan yang dia jalin dengan saya,” beber Lorenzo, mengutip dari Motorsport Week, Sabtu (7/4/2018).

“Namun semuanya baik-baik saja. Dia orang yang pendiam. Kami memiliki hubungan baik dan semuanya baik-baik saja dalam arti itu. Kami berada di sini untuk memenangkan balapan dan kejuaraan, dan persahabatan ditemukan di tempat lain, bukan di paddock,” lanjut Lorenzo.

Dalam persaingannya, Lorenzo dan Dovi dapat dikatakan cukup seimbang. Pasalnya kedua pembalap itu pernah saling mengalahkan satu sama lain, meski masih lebih banyak kemenangan didapat oleh Lorenzo.

Pada musim 2004, kala keduanya berlaga di kelas 125 cc, Dovi tampil sebagai juara di akhir musim, sedangkan Lorenzo hanya mampu menghuni posisi keempat. Namun demikian, pada musim 2006 dan 2007 saat keduanya mentas di kelas 250 cc, Lorenzo yang justru tampil sebagai juara di dua musim tersebut, sementara Dovi harus puas menjadi runner-upselama dua kali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s